January 14, 2012

Membuat Kuitansi Bagian 1

Bila kamu seorang Bendahara, seringkali kita bila dihadapkan dengan tetek bengek kuitansi yang perlu dibuat secepat-cepatnya, memang bukan hal yang terlalu menyibukkan kalau jumlahnya hanya satu dua buah, tapi gimana bila kita perlu memuat 100 buah perhari???, tentu saja hal ini bisa saja terjadi, pada saat diperlukan dan perlunya ketelitian, pembuatan kuitansi yang efektif dan efisien sangat diharapkan.

Umumnya kuitansi dibuat pada kertas kuitansi yang dipesan khusus dan dibuat beberapa rangkap serta telah berisi format tertentu, tapi ini cukup menyita waktu bila harus dilakukan dengan mesin ketik.

Berdasarkan pengalaman pribadi, disini akan kita mencoa membuat kuitansi di Microsoft Excel, dan memaksimalkan fasilitas fasilitasnya untuk memudahkan kita dalan pembuatannya.

1. Pertama2 buatlah sebuah Kuitansi dalam Microsoft Excel, sesuaikan dengan keperluan. Disini kita perlu membuat 1 sheet sebagai form utama, dan 1 sheet sebagai data dan 1 sheet lagi untuk validasi input

Contoh Format Kuitansi


Contoh Format Data

Contoh Data Untuk Validasi

Didalam Kotak Nama (Name Box), untuk memudahkan, kita kasih nama misalnya PPN.

Setelah Sheet sheet diatas dibuat, disini kita telah selesai melakukan tahap pertama, selanjutnya kita akan membuat fungsi fungsi /macro untuk keperluan penghitungan pajak dan perubah angka menjadi terbilang.

2. Membuat Macro
Macro yang pertama kita perlu buat adalah untuk perubah nominal menjadi hurup/terbilang.
Kita bisa menggunakan fungsi terbilang yang sudah ada di forum forum yang membahasnya, atau bisa diikuti seperti fungsi berikut :





Code lengkapnya seperti ini:
Function NilaiAngka(Nilai As String) As String
Dim NilaiAsal As String, NilaiD As Double
Dim Hasil As String, tmphasil As String, nHitung As String
Dim counterRibu As Integer, i As Long
Dim sebutan(9) As String
Dim ratusan As Long, puluhan As Long, satuan As Long

sebutan(1) = "Satu"
sebutan(2) = "Dua"
sebutan(3) = "Tiga"
sebutan(4) = "Empat"
sebutan(5) = "Lima"
sebutan(6) = "Enam"
sebutan(7) = "Tujuh"
sebutan(8) = "Delapan"
sebutan(9) = "Sembilan"
i = InStr(1, Nilai, "E+")
If i <> 0 Then
NilaiAngka = "Nilai Terlalu Besar"
Exit Function
End If
NilaiAsal = Nilai
counterRibu = 0
Hasil = ""
Do Until NilaiAsal = ""
tmphasil = ""
If Len(NilaiAsal) > 3 Then
nHitung = Right(NilaiAsal, 3)
NilaiAsal = Left(NilaiAsal, Len(NilaiAsal) - 3)
Else
nHitung = Right(String(2, "0") & NilaiAsal, 3)
NilaiAsal = ""
End If
ratusan = Val(Left(nHitung, 1))
puluhan = Val(Mid(nHitung, 2, 1))
satuan = Val(Right(nHitung, 1))
If ratusan <> 0 Then
If ratusan = 1 Then
tmphasil = "Seratus "
Else
tmphasil = sebutan(ratusan) & " Ratus "
End If
End If
If puluhan <> 0 Then
If puluhan = 1 Then
If satuan = 0 Then
tmphasil = tmphasil & "Sepuluh"
ElseIf satuan = 1 Then
tmphasil = tmphasil & "Sebelas"
Else
tmphasil = tmphasil & sebutan(satuan) & "belas"
End If
Else
tmphasil = tmphasil & sebutan(puluhan) & " Puluh"
If satuan <> 0 Then tmphasil = tmphasil & " " & sebutan(satuan)
End If
Else
If satuan <> 0 Then
tmphasil = tmphasil & " " & sebutan(satuan)
End If
End If
If tmphasil <> "" Then
Select Case counterRibu
Case 0: Hasil = tmphasil
Case 1: Hasil = tmphasil & " Ribu " & Hasil
Case 2: Hasil = tmphasil & " Juta " & Hasil
Case 3: Hasil = tmphasil & " Milyar " & Hasil
Case 4: Hasil = tmphasil & " Trilyun " & Hasil
End Select
End If
counterRibu = counterRibu + 1
Loop

NilaiAngka = Trim$(Hasil) & " Rupiah"
End Function

Setelah kita buat macro diatas, kita pastikan bahwa fungsi ini telah benar benar berjalan dengan baik, kita lakukan test



Mantab dah, Macro berfungsi dengan baik, Untuk posting selanjutnya, kita buat macro selanjutnya untuk menghitung PPN dan PPH.

January 8, 2012

Mengenal Macro 3

Dalam menyimpan hasil pekerjaan kita, agar macro kita dapat berjalan baik dan compatible pada berbagai versi MS Excel, kita perlu memilih type file yang bisa berjalan baik di hampir semua versi nya, disini sangat baik kalo kita memilih type file Excel 97-2003 Workbook. Kita bisa memilihnya melalu save as ataupun dari pilihan yang ada.





Untuk file file yang berisi macro, pada saat kita buka biasanya akan timbul pesan Security Warning Macro have been disabled, ini terjadi bila kita tidak melakukan perubahan pada setting securitynya, agar bisa berjalan normal klik pada options.. . Agar bisa macro bisa berfungsi dengan baik, pilih Enable this content




Sangat dianjurkan settingan ini tidak diubah, untuk memastikan komputer kita tetap aman terhadap macro macro yang tidak diinginkan

Mengenal Macro 2

Dalam menulis macro, kita perlu menentukan apakah perlu membuat fungsi yang sifatnya public ataukan private, untuk yang sifatnya public, code perlu dibuat di module, supaya bisa diakses dari mana saja, kalo yang private, bisa dimana saja, tapi hanya bisa diakses dari object dimana dia di buat.

Dalam penulisannya, yang sifatnya public bisa ditulis dengan atau tanpa tulisan public, tapi untuk yang private, wajib diawali dengan tulisan private

Sekarang kita akan mencoba membuat code untuk pertama kalinya, untuk awalnya, kita akan membuat yang mirip dengan fungsi Pi() yang ada, buka jendela macro kamu, buat sebuah modul dan isi seperti dibawah ini

Function Phi_1() As Double
Phi_1 = 355 / 113
End Function

Function Phi_2() As Double
Phi_2 = 104348 / 33215
End Function



setelah selesai, simpan pekerjaan yang baru kamu buat, dan sampai sini kita sudah membuat 2 fungsi mirip dengan pi(), yaitu Phi_1() dan Phi_2()

Untuk memanggil fungsi yang baru kita buat, kita bisa langsung memanggilnya dengan dimulai tanda sama dengan dihalaman workshet excel kita, misalnya =Phi_1()


Dari 2 contoh diatas, terlihat jelas dan cukup mudah bagaimana kita membuat fungsi, Great Work!..


Mengenal Macro

Macro didalam Microsoft Excel ditulis dengan menggunakan bahasa Visual basic, disini saya menggunakan Microsoft excel 2007.Untuk Mengaktifkan Menu Visual Basic, kamu perlu mengaktifkan menu Developer sehingga memudahkan kita dalam mengakses toolbar visual basic

1. Pertama tama pilih tombol office yang ada di pojok kiri atas, kemudian pilih Excel Option

2. Pada bagian Popular Options, pastikan Show Developer tab in the Ribbon kondisinya tercentang, kemudian tekan OK


3. Setelah Step step diatas kamu lakukan, maka tab Developer akan tampil dan didalamnya terdapat tombol untuk mengakses jendela visual basic, inilah yang kita perlukan

4. Jika kamu pilih visual basic, maka akan diditampilkan jendela seperti dibawah ini

Selain melaui cara diatas, kamu juga bisa membuat macro dengan cara berikut ini

1. Pada menu View, pilih Visual Basic
open macro

2. Beri nama macro name kemudian pilih tombol create button.
macro name

3. Dan Kemudian akan tampil jendela baru seperti ini
save macro


Untuk Project Explorer dan Property nya, bisa dikiri ataupun dikanan, standarnya adalah dikiri, nggak perlu dirisaukan hal ini.

Mantabbb, untuk selanjutnya kita akan mencoba memulai membuat macro sederhana, Great Work!...